asian-business-woman-manager-analyzing-datum-charts-typing-computer-making-notes-documents-table-office-vintage-color-selective-focus-business-concept 1 (1)
5 Langkah dalam Proses Penelitian

Penelitian adalah proses penting untuk menjaga Anda tetap mendapat informasi tentang segala topik dengan sumber informasi yang dapat diandalkan.

Apa itu Penelitian?

Penelitian adalah proses di mana Anda mengumpulkan informasi yang dapat dipercaya tentang topik tertentu, biasanya untuk menjawab pertanyaan tertentu, membentuk opini, atau membuat keputusan. Akademisi sering memisahkan penelitian menjadi dua jenis yang berbeda: penelitian primer (di mana peneliti memperoleh pengalaman langsung dengan topik tersebut) dan penelitian sekunder (di mana peneliti melihat penelitian yang dilakukan orang lain tentang topik tersebut).

Ada banyak metode penelitian yang berbeda, termasuk penelitian di internet (menggunakan mesin pencari, halaman web, dan sumber online lainnya), penelitian ilmiah (menggunakan metode ilmiah untuk menguji hipotesis dan wawancara (menggunakan kuesioner dan diskusi dengan subjek).

Mengapa Riset Penting?

Penelitian adalah proses penting yang meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Anda tentang suatu topik, daripada memaksa hanya mengandalkan informasi latar belakang saja. Riset yang baik memungkinkan Anda memiliki lebih banyak informasi sebelum menjawab pertanyaan, mempertimbangkan semua sudut sebelum membentuk opini, dan menggunakan pengalaman orang lain sebelum membuat keputusan.

Proses Penelitian atau Riset

Proses penelitian dapat berlaku untuk segala hal mulai dari makalah penelitian ilmiah hingga pertanyaan pribadi; setiap jenis penelitian memiliki harapan dan proses yang berbeda. Secara umum, inilah tutorial langkah demi langkah:

1. Mulailah dengan sebuah pertanyaan. Langkah pertama dari proses penelitian adalah mengajukan pertanyaan. Dalam kasus penelitian akademis, pertanyaan penelitian Anda mungkin menjadi perbincangan luas di bidang Anda. Misalnya, dalam humaniora, pertanyaan penelitian mungkin: “Bagaimana feminisme memengaruhi sastra Indonesia pada 1990-an?” Dalam kasus penelitian pribadi, pertanyaannya mungkin lebih kecil dan lebih spesifik: “Bagaimana saya bangun dengan perasaan lebih segar?” Jika penelitian Anda untuk makalah sekolah menengah atau perguruan tinggi, Anda mungkin perlu melakukan brainstorming untuk mengajukan pertanyaan atau melanjutkan ke fase penelitian untuk melihat jenis pertanyaan dan topik luas apa yang menarik minat Anda.

2. Cari secara luas. Penelitian pada pendahuluan Anda tentang suatu topik cenderung bersifat umum, strategi pencarian ini memungkinkan Anda mengumpulkan sebanyak mungkin informasi seputar topik tersebut. Hal ini mengembangkan pemahaman yang lebih jelas tentang ruang lingkup pertanyaan Anda. Dalam kasus penelitian akademis, Anda baiknya membaca secara luas (dalam topik seperti feminisme, tahun 1970-an, dan sastra Amerika). Dalam kasus penelitian pribadi, Anda dapat melakukan pencarian internet umum untuk sumber sekunder yang membahas topik terkait (seperti jam alarm, bantal, dan teknik meditasi).

3. Persempit fokus Anda. Saat Anda melakukan penelitian, perhatikan saat-saat yang menarik minat Anda gunakan momen tersebut untuk menentukan di mana harus melakukan penelitian yang lebih mendalam. Mungkin seorang novelis tertentu tampak sangat menarik, atau Anda lebih tertarik pada jam alarm daripada jenis bantal. Pada tahap ini, Anda juga harus meluangkan waktu untuk mengevaluasi sumber informasi yang Anda temukan untuk memastikan mereka dapat diandalkan dan tidak bias.

4. Melakukan penelitian khusus. Setelah pertanyaan Anda mulai menyempit, Anda mungkin perlu melakukan penelitian tambahan untuk mengasah topik khusus Anda. Lihatlah ke sekeliling untuk melihat apakah peneliti lain memiliki pertanyaan serupa dan mempublikasikan atau memposting temuan mereka. Atau, Anda dapat melakukan beberapa penelitian utama dan mulai menguji hipotesis tertentu. Untuk makalah penelitian akademis, pada tahap ini Anda mungkin memiliki informasi yang cukup untuk mulai menyusun pernyataan tesis atau klaim utama Anda.

5. Selesaikan proyek. Tahap terakhir dari proses penelitian adalah menyelesaikan proyek penelitian Anda ini mungkin berarti menulis makalah akhir, membentuk opini tertentu, atau membeli solusi khusus untuk masalah Anda. Untuk penelitian yang melibatkan penulisan dan penerbitan makalah, peneliti juga harus mematuhi aturan plagiarisme, informasi dan format kutipan seperti Modern Language Association (MLA), American Psychological Association (APA), Chicago, dan sebagainya. Meskipun ini adalah langkah terakhir dari proses penelitian, bukan berarti proyek ini ditutup selamanya Anda mungkin akan menemukan bahwa Anda perlu atau ingin melakukan penelitian lanjutan karena topik atau minat Anda berubah.

Editor: Febi Akbar Rizki

Baca Lainnya

Pentingnya Mikrobiologi
Mikrobiologi adalah cabang ilmu yang mempelajari mikroorganisme, yang meliputi bakteri, virus, fungi, dan protozoa. Mikroorganisme...
Panduan Lengkap dalam Menulis Bab 1 Skripsi yang Efektif
Pendahuluan: Menulis skripsi adalah salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Bab 1 skripsi...
Kiat Menulis Buku
Menghasilkan sebuah buku yang menarik perhatian dan memberikan dampak positif kepada pembaca adalah cita-cita setiap...